REFLEKSI PROFESSIONAL DEVELOPMENT 11 NOVEMBER 2021
Untuk kesekian kalinya, Puhua School kembali
mengadakan Professional Development untuk seluruh guru Puhua School. Sebagai nara
sumber Profesional development yang diselenggarakan pada hari Kamis. 18
November 2021 adalah Mr. Yohanes, sebagai oleh-oleh dari mengikuti seminar di
Surabaya beberapa hari sebelumnya. Dan materinya cukup serius. Dan berikut
adalah resume sebagian dari apa yang disampaikan.
Pemerintah melalui Kemendikbud telah
memulai revolusi pendidikan sejak 2019 lalu, baik di tingkat dasar, menengah,
hingga tinggi. Konsep yang diusung dalam revolusi ini adalah merdeka belajar di
semua aspek pendidikan formal. Pandemi covid 19 yang cukup lama menyebabkan segala
sesuatu berubah. Pendidikan yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan akan
mengalami perubahan dalam pelaksaaan pembelajaran pun mengalami perubahan. Seiring
dengan berbagai perubahan yang terjadi akhirnya konsep pemerintah tentang
merdeka belajar menjadi kebutuhan yang seharusnya dilakukan.
Beberapa penyesuaianpun harus dlakukan, kurikulum tiga belas yang belum lama diberlakukan juga perlu dilakukan penyesuaian.Satu hal paling menarik dalam konsep “merdeka belajar” ini adalah adanya perluasan penilaian hasil belajar siswa yang tadinya hanya dari nilai ujian nasional, menjadi penugasan dan portofolio.Dalam hal penyusunan RPP dilakukan dengan efisien dan efektif sehingga guru memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan dan mengevaluasi proses pembelajaran itu sendiri.
Terciptanya Pelajar Pancasila bernalar
kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak
mulia, bergotong royong, dan berkebinekaan global menjadi visi Pendidikan nasional.
Untuk memperlancar terciptanya visi Pendidikan, diadakanlah program sekolah
penggerak.
Gambaran
dari sekolah penggerak ini adalah meliputi :
- Hasil belajar : diatas level yang diharapkan
- Lingkungan belajar : Aman, nyaman, inklusif, dan
menyenangkan
- Pembelajaran : Student center learning/ Berpusat pada
murid
- Refleksi diri dan pengimbasan : • Perencanaan program dan anggaran berbasis refleksi diri
• Refleksi guru dan perbaikan pembelajaran
terjadi
•
Sekolah melakukan pengimbasan
Pada
akhirnya nanti semua sekolah akan menjadi sekolah penggerak.
Keterlibatan
pemerintah dalam hal ini Kemendikbud untuk mewujudkan sekolah penggerak adalah :
1. Pendampingan
konsultatif dan asimetris Program kemitraan antara Kemendikbud dan
pemerintah daerah dimana Kemendikbud memberikan
pendampingan implementasi
Sekolah Penggerak
2. Penguatan SDM sekolah
3. Pembelajaran dengan
paradigma baru
4. Perencanaan berbasis data
5. Digitalisasi sekolah
Dari apa yang disampaikan oleh Mr.
Yohanes diatas manfaat yang bisa saya
rasakan adalah mengetahui adanya kebijakan pemerintah yang saya kira sejalan
dengan kebijakan sekolah dalam penerapan pelaksanaan pembelajaran. Misalnya tantang
pembelajaran yang berpusat pada murid, kegiatan literasi, dan refleksi menjadi yang
bagian dalam setiap kegiatan, juga tentang digitalisasi sekolah.
Mungkin karena begitu seriusnya
materi yang disampaikan, slide power point yang ditampilkan bayak berisi
tulisan yang hurufnya cenderung kecil dan rumit, mungkin kalau saya menjadi
pembicara sebisa mungkin slide yang ditampilkan tidak banyak tulisan yang ditampilkan
sampai rumit, hanya point penting dan ditampilkan dalam huruf yang lebih besar.
Akhir kata dari refleksi kegiatan
professional development kali ini adalah terimakasih banyak untuk informasi penting
yang disampaikan, terimakasih juga untuk sekolah yang sudah melnyelenggarakan kegiatan
ini. Harapan dan tekad adalah saya dapat melaksanakan dengan baik beberapa
point penting yang memang harus dilakukan untuk Puhua School lebih baik. (Yani
Nuri)
Komentar
Posting Komentar